Pemda Halmahera Timur ke Kantor Pusat Antam, Bahas Isu Strategis

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat saat menggelar pertemuan bersama Direksi PT Antam di Jakarta. Foto: Humas Pemda Halmahera Timur

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menggelar pertemuan strategis dengan jajaran direksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) di kantor pusat perusahaan tersebut di Jakarta, Kamis 12 Maret 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk membahas berbagai isu krusial di wilayah operasi Antam Group di Halmahera Timur, mulai dari pengelolaan lingkungan, kontribusi perusahaan terhadap pembangunan daerah, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Timur, Ricky Chairul Richfat mewakili Bupati Ubaid Yakub sebagai delegasi pemerintah daerah. Turut hadir Ketua DPRD Halmahera Timur, Idrus Maneke, Ketua Komisi III, Ashadi Tadjudin, seluruh anggota Komisi III, serta Wakil Ketua dan Sekretaris Komisi II DPRD Halmahera Timur.

Sementara dari pihak perusahaan, hadir langsung Direktur Utama PT Antam, Untung Budiharjo yang didampingi Direktur Operasi Hartono dan Direktur Kerja Sama Dewa. Hadir pula jajaran pimpinan Antam dari unit Buli serta pimpinan perusahaan mitra seperti NKA dan SDA.

Usai pertemuan tersebut, Sekda Ricky menjelaskan, sejumlah isu penting menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan tersebut, terutama kondisi pengelolaan lingkungan di wilayah operasi Antam Group di Halmahera Timur.

Selain itu, kata Ricky, pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kontribusi perusahaan dalam mendukung program strategis pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

“Banyak hal yang dibahas, termasuk komitmen Antam Group untuk mendukung pengembangan RSUD Maba serta upaya pengentasan kemiskinan melalui kerja sama dengan BUMD Perdana Cipta Mandiri,” ujar Ricky.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPRD Haltim Idrus Maneke juga menyoroti rencana pengembangan Pulau Koropon oleh masyarakat Mabapura. Menurutnya, pengembangan pulau tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi baru bagi masyarakat lokal.

“Kami juga meminta dukungan penuh dari Antam untuk penguatan BUMD serta berbagai program pemberdayaan masyarakat di daerah,” kata Idrus.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Halmahera Timur, Ashadi Tadjudin menyampaikan, ada sejumlah aspirasi masyarakat yang perlu perhatian serius, diantaranya persoalan sampah dan jalur penyeberangan (crossing) jalan yang digunakan oleh perusahaan NKA.

Ia menilai persoalan tersebut perlu segera ditindaklanjuti, termasuk melalui pembangunan flyover guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

“Ini membutuhkan kerja sama dan tindak lanjut serius dari pihak Antam,” tegas Ashadi.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga