Seni Nusantara dan Regenerasi, Rumah Marimoi Yogyakarta Perkuat Identitas Maluku Utara

Pelantikan Pengurus Rumah Marimoi Yogyakarta. Foto: Ist

Rumah Marimoi Yogyakarta menggelar Perhelatan Seni Nusantara sekaligus pelantikan pengurus baru periode 2026/2027, Jumat, 19 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertunjukan Institut Français Indonesia (IFI) Yogyakarta ini menjadi momentum memperkuat identitas budaya Maluku Utara di perantauan.

Mengusung semangat pelestarian budaya dan regenerasi organisasi, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai pertunjukan seni yang menampilkan kekayaan budaya Maluku Utara. Acara ini dihadiri mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia yang turut menyaksikan ekspresi budaya yang dibawakan komunitas mahasiswa Maluku Utara.

Pelantikan pengurus baru periode 2026/2027 menjadi bagian penting dalam perjalanan Rumah Marimoi Yogyakarta. Kepengurusan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin berkembang, memperkuat kebersamaan antaranggota, serta menciptakan ruang kreativitas dan kolaborasi bagi generasi muda.

Regenerasi kepemimpinan ini juga menjadi bukti keberlanjutan Rumah Marimoi sebagai wadah mahasiswa Maluku Utara dalam menjaga nilai persaudaraan dan memperkenalkan budaya daerah di tengah keberagaman Yogyakarta.

Dalam rangkaian kegiatan, sejumlah penampilan seni disuguhkan, mulai dari tarian tradisional, tarian kreasi, pembacaan puisi, monolog, hingga pertunjukan teater. Setiap karya yang ditampilkan menjadi gambaran kekayaan budaya Maluku Utara yang terus dirawat oleh generasi muda.

Ketua Umum Rumah Marimoi Yogyakarta, Ahmad Arung Afriansyah Putra, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda pelantikan, tetapi juga bentuk komitmen mahasiswa Maluku Utara dalam menjaga dan memperkenalkan budaya daerah.

“Pelantikan dan perhelatan budaya ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen kami untuk terus menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan seni budaya Maluku Utara di tengah keberagaman Indonesia,” ujarnya.

Ia menegaskan, Rumah Marimoi akan terus menjadi rumah bersama yang mempersatukan mahasiswa Maluku Utara, membuka ruang kolaborasi, serta mendorong lahirnya karya-karya kreatif melalui seni dan budaya.

“Nilai Marimoi yang berarti mari bersatu menjadi semangat utama kami. Harapannya, kebersamaan yang terbangun dapat menjadi langkah awal untuk menghadirkan karya budaya yang lebih baik,” katanya.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Dinas Kebudayaan Yogyakarta dan PT Jaman Enggal Grup sebagai mitra penyelenggara. Dukungan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap peran Rumah Marimoi dalam menjaga keberagaman budaya serta membangun jejaring kolaborasi.

Melalui Perhelatan Seni Nusantara dan pelantikan pengurus baru ini, Rumah Marimoi Yogyakarta berkomitmen untuk terus memperkuat identitas budaya Maluku Utara di tanah rantau.

Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi komunitas daerah lainnya di Yogyakarta untuk terus aktif menjaga, mengembangkan, dan memperkenalkan budaya Nusantara kepada masyarakat luas.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga