Buka Galatama II, Menag Apresiasi Kerukunan Maluku Utara di Era Sherly–Sarbin
Menteri Agama Republik Indonesia, KH Nasaruddin Umar, secara resmi membuka Festival Gerakan Literasi Madrasah II (Galatama II) Provinsi Maluku Utara tahun 2026 yang dipusatkan di Lapangan Ngara Lamo, Kota Ternate, Senin, 6 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe. Ia menilai Maluku Utara menjadi salah satu daerah dengan tingkat kerukunan umat beragama yang sangat baik dan mencerminkan nilai-nilai keindonesiaan.

“Pemimpin di Maluku Utara memiliki pendekatan yang baik dalam melayani masyarakat sehingga tercipta suasana yang rukun dan harmonis,” ujar Menag.
Ia juga menyebut capaian indeks kerukunan umat beragama secara nasional pada 2025–2026 berada pada level tertinggi sejak Indonesia merdeka. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari kontribusi daerah, termasuk Maluku Utara, dalam menjaga stabilitas sosial.
“Tidak ada artinya kekayaan alam tanpa kerukunan dan keamanan. Yang paling penting adalah kebersamaan dan kejernihan hati,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyampaikan terima kasih atas perhatian Kementerian Agama RI terhadap pengembangan pendidikan dan kehidupan keagamaan di Maluku Utara. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi dengan lembaga keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Maluku Utara turut mengusulkan percepatan peningkatan status IAIN Ternate menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Ternate.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran lembaga seperti BP4 Maluku Utara dan Ittihad Imam Indonesia dalam menjaga ketahanan keluarga dan menekan angka perceraian di daerah.
Kepala Kanwil Kementerian Agama RI Maluku Utara, Amar Manaf, melaporkan bahwa Galatama II berhasil menghasilkan 3.519 karya puisi anafora dari guru dan siswa madrasah se-Maluku Utara. Karya tersebut juga mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori literasi ekoteologi.
Kegiatan ini turut dihadiri Forkopimda Maluku Utara, DPRD, para rektor, Wali Kota Ternate, Bupati Halmahera Tengah, serta perwakilan kesultanan Ternate dan Tidore. Acara berlangsung khidmat dan menjadi momentum penguatan literasi madrasah serta moderasi beragama di Maluku Utara.








Komentar