Abduh Lestaluhu Jadi Kapten, PSIS Gagalkan Kemenangan Persebaya di Anniversary Game 2026
Pemain asal Maluku Utara, Abduh Lestaluhu, dipercaya menjadi kapten PSIS Semarang saat menghadapi Persebaya Surabaya dalam laga Anniversary Game 2026.
Kepemimpinan Abduh turut menginspirasi Mahesa Jenar yang sukses menggagalkan kemenangan tuan rumah setelah bermain imbang 2-2 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, 19 Juli 2026.
Persebaya sempat berada di atas angin setelah unggul dua gol lebih dulu melalui Alex Martins pada menit ke-35 dan Yann Mabella menit ke-53. Namun, PSIS menunjukkan mental pantang menyerah hingga mampu menyamakan kedudukan lewat dua gol Sabda Lorensius pada menit ke-74 dan masa injury time.
Hasil imbang ini menjadi catatan penting bagi kedua tim dalam persiapan menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Bagi Persebaya, laga tersebut menjadi uji coba perdana sebelum tampil di Piala Presiden 2026 dan melanjutkan persaingan di Super League.
Sementara bagi PSIS Semarang, pertandingan melawan Persebaya menjadi bagian dari persiapan menghadapi Liga 2 Championship 2026/2027. Tim asuhan Widodo C. Putro itu bertekad kembali bersaing untuk merebut tiket promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Sejak awal pertandingan, Persebaya langsung mengambil inisiatif serangan. Alex Martins, Dicky Kurniawan, dan Francisco Rivera menjadi pemain yang aktif menekan pertahanan PSIS.
Peluang pertama Persebaya hadir melalui Dicky Kurniawan pada menit ke-25. Namun, tembakannya masih mampu digagalkan kiper PSIS Rizky Darmawan. Tiga menit berselang, Dicky kembali mendapat kesempatan lewat tendangan bebas, tetapi bola masih berhasil diamankan penjaga gawang PSIS.
Tekanan Bajul Ijo akhirnya berbuah gol pada menit ke-35. Alex Martins sukses memanfaatkan umpan sepak pojok Francisco Rivera dengan sundulan keras yang membuat Persebaya unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, PSIS mulai berani keluar menyerang. Dery Corfe sempat mendapatkan peluang emas menjelang babak pertama berakhir, tetapi tembakannya masih mampu diblok Ernando Ari.
Memasuki babak kedua, Persebaya tetap tampil agresif. Pergantian pemain yang dilakukan kedua tim membuat pertandingan semakin terbuka.
Keunggulan Persebaya bertambah pada menit ke-53 setelah Yann Mabella berhasil mencetak gol kedua. Skor 2-0 membuat Bajul Ijo semakin percaya diri.
Namun, PSIS tidak menyerah. Tim berjuluk Mahesa Jenar terus menekan hingga akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Sabda Lorensius pada menit ke-74.
Gol tersebut membangkitkan semangat PSIS. Serangan demi serangan terus dibangun hingga pada masa tambahan waktu Sabda Lorensius kembali mencetak gol dan mengubah skor menjadi 2-2.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada gol tambahan tercipta. Persebaya pun harus puas bermain imbang dalam laga Anniversary Game ke-99 mereka.
Dalam pertandingan tersebut, Abduh Lestaluhu tampil sebagai pemimpin di lapangan. Bek kelahiran Tulehu, Maluku Tengah, itu dipercaya mengenakan ban kapten PSIS dan mengawal lini tengah bersama rekan-rekannya.
Pengalaman Abduh yang pernah memperkuat Timnas Indonesia menjadi salah satu modal penting bagi PSIS dalam membangun skuad menghadapi kompetisi musim baru.
Susunan Pemain
Persebaya Surabaya (4-2-3-1): Ernando Ari; Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Assis; Ricky Pratama, Toni Firmansyah; Dicky Kurniawan, Francisco Rivera, Miguel Pereira; Alex Martins.
Pelatih: Bernardo Tavares.
PSIS Semarang (4-3-3): Rizky Darmawan; Komang Tri, Agus Nova, Andi Setyo, Fitra Ridwan; Ricky Ariansyah, Abduh Lestaluhu, Amirul Mukminin; Jack Brown, Dery Corfe, Ahmad Noviandany.
Pelatih: Widodo C. Putro.








Komentar