Hari Kemerdekaan

Satu Panggung Seribu Talenta, Pelajar Maluku Utara Hidupkan Semangat Kemerdekaan

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe saat membuka kegiatan pentas satu panggung seribu talenta di Sofifi. Foto: Humas Pemprov Malut

Semangat kemerdekaan di Maluku Utara tak hanya dirayakan lewat upacara dan kegiatan seremonial. Di Sofifi, ratusan pelajar dan generasi muda mengisinya dengan karya melalui pentas “Satu Panggung Seribu Talenta".

Pentas seni yang digelar di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Senin, 11 Agustus 2026, menjadi ruang bagi pelajar untuk menunjukkan bakat sekaligus mengekspresikan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari ini merupakan kolaborasi Panitia Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Maluku Utara bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara.

Panggung tersebut menghadirkan beragam pertunjukan. Mulai dari baca dan musikalisasi puisi, monolog, orasi kebangsaan, menyanyi solo, tarian tradisional, musik etnik, mendongeng, teater hingga stand up comedy.

Antusiasme pelajar juga terlihat dari keterlibatan sekolah. Hampir seluruh sekolah di Maluku Utara mengirimkan peserta untuk tampil dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Selain menjadi ruang pertunjukan, kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk saling mengenal, berkreasi dan membangun kepercayaan diri.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, mengapresiasi keterlibatan para pelajar dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Kita ingin memastikan setiap kegiatan positif yang tumbuh di tengah masyarakat mendapat ruang dan dukungan. Pemerintah hadir untuk membuka ruang itu, terutama bagi generasi muda untuk berkarya dan berkembang,” ujar Sarbin.

Menurut Sarbin, mengisi kemerdekaan tidak harus selalu dilakukan melalui kegiatan formal. Seni dan kebudayaan juga menjadi cara generasi muda menunjukkan kecintaan terhadap daerah sekaligus bangsa.

“Perjuangan untuk meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Karena itu, tugas kita hari ini adalah mengisinya dengan hal-hal yang positif, yang membangun, dan yang memberi manfaat,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara, Abubakar Abdullah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengenal dan melestarikan seni budaya lokal.

“Kami ingin anak-anak muda memiliki ruang untuk mengenal, mencintai dan mengekspresikan budaya mereka. Antusiasme sekolah menunjukkan bahwa potensi itu sangat besar,” ujarnya.

Abubakar berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sehingga potensi seni dan kreativitas pelajar Maluku Utara tidak berhenti pada momentum perayaan kemerdekaan.

Pentas “Satu Panggung Seribu Talenta” menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan juga dapat diwujudkan melalui kreativitas.

Dari puisi, musik, tarian hingga teater, para pelajar menunjukkan bahwa generasi muda Maluku Utara memiliki ruang dan keberanian untuk berkarya sekaligus menjaga kekayaan budaya daerah.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga