Pemerintah

Wali Kota Tauhid Lantik Belasan Pejabat, Minta Kerja Cerdas di Tengah Efisiensi

Prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Ternate. Foto: Atu Humas Pemkot Ternate

Wali Kota Ternate H. M. Tauhid Soleman melantik 11 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota Ternate, Kamis, 1 Oktober 2026.

Dalam sambutannya, Tauhid meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja cerdas dan mampu mengelola sumber daya secara efektif di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).

Sebelas pejabat yang dilantik mengisi sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemkot Ternate, mulai dari staf ahli, asisten sekretariat daerah, kepala dinas hingga kepala badan.

Pengangkatan dan pemberhentian pejabat tersebut tertuang dalam Keputusan Wali Kota Ternate Nomor 821.2/KEP/2773/2026 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Ternate.

Keputusan itu berdasarkan rekomendasi hasil seleksi terbuka pejabat pimpinan tinggi pratama dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia Nomor 48544/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 24 September 2026.

Tauhid mengatakan pelantikan merupakan bagian dari proses penataan dan penguatan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN). Para pejabat yang dilantik telah melalui tahapan seleksi terbuka sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Proses tersebut dilakukan secara objektif, transparan, kompetitif dan berbasis merit,” kata Tauhid.

Prosesi pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Ternate. Foto: Atu Humas Pemkot Ternate

Menurutnya, peserta seleksi diberikan kesempatan yang sama untuk menunjukkan rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, kompetensi manajerial, kompetensi teknis serta gagasan dalam menjawab kebutuhan pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kota Ternate.

Pelantikan juga dilakukan berdasarkan rekomendasi Kepala BKN yang kemudian ditetapkan melalui Pertimbangan Teknis (Pertek) dengan menggunakan aplikasi Integrated Mutasi (I-Mut).

Karena itu, Tauhid mengingatkan para pejabat agar memandang jabatan yang diberikan sebagai amanah dan tanggung jawab, bukan hadiah maupun penghargaan atas masa kerja.

“Jabatan yang saudara emban hari ini harus dipahami sebagai hasil dari proses seleksi yang menuntut kualitas, bukan sebagai hadiah, bukan pula sekadar penghargaan atas masa kerja,” ujarnya.

Tauhid menyebut para pejabat baru mengemban tugas di tengah kondisi yang tidak mudah. Ketidakpastian ekonomi global, kata dia, turut memberikan dampak terhadap daerah.

“Dunia sedang tidak baik-baik saja, dan Kota Ternate merasakan dampaknya secara langsung,” katanya.

Karena itu, ia meminta para pejabat menjadi manajer yang cermat dalam mengelola anggaran. Kegiatan yang tidak esensial perlu dikurangi, sementara anggaran diarahkan pada program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Programnya boleh lebih sedikit, tetapi hasilnya harus lebih nyata,” tegasnya.

Selain efisiensi anggaran, Tauhid meminta perangkat daerah memperhatikan dampak perubahan iklim dan kemarau panjang.

Sebagai wilayah kepulauan, Kota Ternate dinilai rentan terhadap dampak perubahan iklim. Perangkat daerah terkait diminta bergerak cepat melakukan koordinasi, pemetaan kondisi dan langkah mitigasi.

“Jangan menunggu laporan datang ke meja, tetapi turunlah langsung ke lapangan untuk memetakan kondisi dan situasi saat ini,” ujarnya.

Tauhid juga meminta jajaran pemerintah daerah mempercepat adaptasi pelayanan publik di era digital.

Menurutnya, masyarakat semakin kritis dan membutuhkan pelayanan yang cepat, transparan dan mudah.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lambat dan berbelit-belit. Manfaatkan teknologi untuk mempermudah urusan rakyat,” katanya.

Meski demikian, digitalisasi pelayanan harus tetap dibarengi pendekatan humanis. Masyarakat kecil, lansia dan penyandang disabilitas, kata Tauhid, tidak boleh merasa terpinggirkan oleh sistem pelayanan yang dibangun pemerintah.

Ia meminta para pejabat yang baru dilantik bekerja dengan integritas, berinovasi di tengah keterbatasan dan memperkuat kolaborasi.

“Keterbatasan bukan alasan untuk berhenti, tetapi pemicu untuk mencari inovasi baru,” ujarnya.

Dalam pelantikan tersebut, Imran Ali Baasalem yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Ternate dilantik sebagai Staf Ahli Wali Kota Ternate Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Tonny Syachruddin Pontoh yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan kini dipercaya sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Ternate.

Ridwan Ali, sebelumnya Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal pada Dinas Pendidikan, dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate.

Surahman, Dosen Lektor Kepala Universitas Khairun Ternate, dilantik sebagai Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Ternate.

Amiruddin Abd. Hamid yang sebelumnya menjabat Kepala Bidang Kas Daerah pada BPKAD Kota Ternate kini dipercaya memimpin Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Ternate.

Fahruddin yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Ternate dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Ternate.

Hartati Umaternate yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu kini dipercaya sebagai Kepala DPMPTSP Kota Ternate.

Naim Syafar yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Kebakaran dilantik sebagai Kepala Dinas Kebakaran Kota Ternate.

Moh. Faizal Baddarudin yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Perhubungan kini dipercaya sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate.

Chairul Saleh Arief yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Ternate dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Ternate.

Sementara Musli Mohamad yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Ternate.

Di akhir sambutannya, Tauhid mengajak seluruh ASN bekerja sebagai satu tim dengan menjadikan nilai Marimoi Ngone Futuru sebagai semangat dalam menjalankan pemerintahan.

Ia berharap seluruh jajaran mampu menghadapi berbagai tantangan dengan kerja keras, kerja cerdas dan ikhlas untuk mewujudkan Ternate yang mandiri dan berkeadilan.

Tauhid juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga para pejabat yang dilantik atas dukungan dan pengorbanan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Sekali lagi, selamat bertugas. Semoga Allah senantiasa membimbing langkah kita dalam membangun daerah tercinta ini,” tutupnya.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga