Sekilas Info

Infrastruktur

Plafon Masjid Raya Jailolo Butuh Renovasi, Pemda Belum Anggarkan

Kondisi Masjid Raya Jailolo, di Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat || Jumat 3 Januari 2020 || Foto : Zul/Hpost

Jailolo, Hpost - Kondisi Masjid Raya Jailolo, di Desa Gufasa, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat kini memperhatinkan.

Masjid yang dibangun pada tahun 2014, oleh bupati sebelumnya Namto Hui Roba itu tampak tak terurus. Padahal, tempat ibadah yang dikenal dengan Masjid merah itu mampu menampung 1.800 jemaah.

Dibangun di atas tanah wakaf seluas 2.500 meter per segi, dengan luas bangunannya 1.152 meter per segi membuat bangunan yang dikenal dengan masjid merah itu bisa menampung hingga 1.800 jemaah.

Namun, kini kini tampak tak terurus karena sejumlah plafon sudah mulai berjatuhan. Triplek plafon Sigi Lamo kebanggan warga Halmahera Barat itu mulai terkelupas seperti tak terurus.

Melihat kondisi itu, awak media menemui Sekretaris Daerah, Syahril Abdul Rajak, Jumat, 3 Desember 2020, untuk meminta penjelasan. Syahril mengatakan, renovasi masjid belum dianggarkan di tahun anggaran 2020, sehingga kerusakan tersebut belum bisa diperbaiki.

"Mungkin di tahun ini anggaran untuk renovasi tidak ada, tapi kalau pemeliharaan itu ada, cuma itu dipakai untuk hal hal kecil seperti putus lampu dan kerusakan-kerusakan kecil lainnya," ujar Syahril

Syahril bilang, untuk menggantikan barang yang rusak kecil-kecilan di masjid tersebut pihaknya akan menggunakan dana pemeliaraan yang fungsinya untuk belanja barang yang rusak yang mau di gantikan. Hal tersebut menurut Syahril tidak termasuk dalam renovasi.

"Kalau kerusakan besar yang pasti akan diploting anggarannya, itu termasuk renovasi, dan kalau plafon ini masuk renovasi jadi nanti diploting anggarannya,"pintahnya

Untuk mengetahui barapa banyak anggaran yang akan di butuhkan dalam renovasi plafon tersebut, lanjut Syahril pengurus masjid sudah harus menghitung berapa banyak kerusakan plafon yang ada dalam masjid, sehingga nanti ploting anggarannya pemda tidak cangguh.

"Kita tidak bisa ganti satu persatu, harus secara keseluruhan. Oleh karena itu, pengurus Masjid sudah harus membuat perhitungan, berapa anggaran yang di butuhkan untuk pekerjaan plafon tetsebut,".tandasnya.

Penulis: Zul
Editor: Red

Baca Juga