KPU Maluku Utara Resmi Berkantor di Sofifi, Gubernur Sherly: Perkuat Fungsi Ibu Kota

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan KPU. Foto: Humas Pemprov Malut

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara resmi berkantor dan menjalankan seluruh aktivitas administrasi di Sofifi. Langkah ini menandai penguatan peran Sofifi sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat pemerintahan.

Peresmian tersebut berlangsung di Kantor KPU Malut, Selasa, 21 April 2026, dan dirangkaikan dengan kegiatan halalbihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyebut momentum ini sebagai tonggak penting setelah sekian lama lembaga penyelenggara pemilu tingkat provinsi belum sepenuhnya beroperasi di ibu kota.

“Hari ini adalah hari bersejarah. KPU Provinsi Maluku Utara akhirnya mengaktifkan tata kelola administrasinya secara resmi di Sofifi. Ini bentuk komitmen dalam memajukan ibu kota,” ujar Sherly.

Ia mengapresiasi langkah KPU Malut yang dinilai sebagai bentuk ketaatan terhadap konstitusi, sekaligus mendorong percepatan penguatan Sofifi sebagai pusat pemerintahan.

Menurut Sherly, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen mendukung penuh operasional KPU melalui penganggaran di APBD Perubahan maupun APBD Induk 2027. Dukungan tersebut mencakup penataan fasilitas perkantoran, mulai dari area parkir, interior ruang kerja komisioner, hingga ruang pendaftaran calon legislatif agar lebih aman dan representatif.

Selain itu, Pemprov juga merencanakan pembangunan rumah dinas bagi komisioner dan staf di atas lahan seluas 1,8 hektare milik KPU Malut. Gubernur turut menawarkan skema investasi hunian melalui program nasional pembangunan tiga juta rumah serta kerja sama dengan perbankan untuk penyediaan rumah tipe 45 dan 60.

Sherly menegaskan, penguatan Sofifi tidak hanya berorientasi pada aspek pemerintahan, tetapi juga pertumbuhan ekonomi daerah. Ia menyinggung pembangunan infrastruktur strategis seperti akses jalan menuju kawasan industri dan bandara di IWIP serta proyek jalan Trans Kie Raha yang tengah berjalan.

“Jika konektivitas jalan dan jembatan terbangun 100 persen, maka pemerataan ekonomi akan terwujud. Sofifi harus menjadi ibu kota dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat,” katanya.

Dalam konteks demokrasi, Sherly juga menyoroti capaian Maluku Utara pada Pilkada 2024 yang berlangsung relatif kondusif. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen KPU dan Bawaslu dalam menjaga integritas penyelenggaraan pemilu.

“Tantangan ke depan bukan hanya sukses administrasi, tetapi bagaimana hasil pemilu benar-benar dipercaya masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KPU RI, Mochammad Afifuddin, mengaku terkesan dengan kesiapan fasilitas kantor KPU Malut di Sofifi. Ia menyebut luas kantor tersebut hampir setara dengan kantor KPU RI di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Kantor yang baik akan membuat kerja lebih nyaman dan tenang. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah,” ujarnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti Aula Pertemuan KPU Malut oleh Ketua KPU RI, didampingi Gubernur Maluku Utara dan sejumlah pejabat. Kegiatan juga dirangkaikan dengan penanaman “Pohon Demokrasi” sebagai simbol komitmen terhadap demokrasi yang sehat dan berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Sekjen KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno, serta jajaran komisioner KPU kabupaten/kota se-Maluku Utara.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga