Parlemen

Pansus DPRD Maluku Utara Tinjau RSUD CB, Fokus Evaluasi Kinerja dan Layanan

Pertemuan Pansus LKPJ bersama Direktur RSUD CB Ternate, dr. Rosita Alkatiri. Foto: Ist

Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Tahun Anggaran 2025 DPRD Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan kerja ke RSUD dr. H. Chasan Boesoirie (CB), dalam rangka evaluasi kinerja dan layanan rumah sakit tahun 2025.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan pelaksanaan program dan rekomendasi LKPJ berjalan sesuai target serta memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Direktur RSUD dr. H. Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, dalam pemaparan kepada Pansus menyampaikan bahwa secara umum kinerja pelayanan rumah sakit menunjukkan tren peningkatan sepanjang 2025. Hal itu tercermin dari meningkatnya jumlah kunjungan pasien serta bertambahnya tindakan medis yang dilayani rumah sakit.

Menurutnya, indikator kinerja utama rumah sakit juga tetap berada dalam kondisi stabil, dengan operasional layanan yang berjalan terukur dan berkelanjutan.

“Dari sisi pelayanan, terjadi peningkatan yang cukup baik. Baik IKM maupun Standar Pelayanan Minimal (SPM) berada pada kategori baik, bahkan beberapa layanan sudah memenuhi standar secara penuh,” ujarnya.

Dari aspek keuangan, RSUD terus mendorong penguatan kemandirian melalui optimalisasi rasio pemulihan biaya pelayanan, sebagai upaya menjaga keberlanjutan operasional rumah sakit.

Untuk tahun 2026, RSUD Chasan Boesoirie menyiapkan sejumlah langkah strategis, di antaranya peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan sarana dan prasarana kesehatan, serta pengembangan sistem layanan berbasis digital untuk mempercepat dan mempermudah akses masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Pansus DPRD Maluku Utara, Yusran Pauwah, menegaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pengawasan legislatif terhadap implementasi program dan rekomendasi yang telah disampaikan sebelumnya.

Ia juga mendorong agar pihak rumah sakit terus melakukan pembenahan, terutama pada peningkatan fasilitas pelayanan serta penguatan sistem antrean digital.

“Kami berharap seluruh rekomendasi yang telah diberikan dapat dijalankan dengan baik, khususnya dalam peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pansus menilai, peningkatan kualitas layanan RSUD Chasan Boesoirie menjadi salah satu indikator penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan di Maluku Utara sebagai rumah sakit rujukan utama di daerah.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga