Ketua Pengprov Muaythai Maluku Utara: Porprov Lahirkan Bibit Petarung Berprestasi
Cabang olahraga Muaythai pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku Utara resmi berakhir.
Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Muaythai Maluku Utara, Heny Sutan Muda, menilai ajang tersebut menjadi momentum penting dalam melahirkan bibit-bibit petarung berprestasi dari Bumi Moloku Kie Raha.
Heny menyampaikan apresiasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Maluku Utara, pemerintah daerah, serta seluruh panitia penyelenggara yang telah mendukung terlaksananya pertandingan Muaythai dengan baik.
“Saya selaku Ketua Pengprov Muaythai Maluku Utara ingin mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada KONI Maluku Utara, pemerintah daerah, dan seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras demi terlaksananya pesta olahraga terbesar di provinsi kita ini,” ujar Heny.
Menurutnya, Porprov V Maluku Utara tidak hanya menjadi ajang perebutan prestasi, tetapi juga wadah pembuktian kemampuan atlet sekaligus proses pencarian talenta baru untuk masa depan olahraga Muaythai daerah.
“Porprov kali ini bukan sekadar rutinitas kompetisi tahunan. Bagi keluarga besar Muaythai Maluku Utara, ini adalah panggung pembuktian dan momentum emas untuk menjaring bibit-bibit unggul serta petarung tangguh yang nantinya akan kita bina untuk mengharumkan nama Maluku Utara di tingkat nasional bahkan internasional,” katanya.
Heny menjelaskan, Muaythai bukan hanya tentang kekuatan fisik, pukulan, maupun tendangan, tetapi juga mengajarkan nilai disiplin, kehormatan, sportivitas, serta mental pantang menyerah.
“Nilai-nilai tersebut saya lihat terpancar dari setiap atlet yang bertanding. Mereka telah menunjukkan kemampuan terbaik hasil dari latihan keras selama ini. Kalian adalah representasi dari daerah masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para wasit dan juri yang telah menjalankan tugas secara profesional sehingga pertandingan berjalan lancar, adil, dan objektif.
“Kepada para wasit dan juri, saya ucapkan terima kasih atas kerja kerasnya. Integritas kalian menjadi kunci lahirnya para juara dalam pertandingan ini,” tuturnya.
Dalam hasil akhir perolehan medali, Kabupaten Halmahera Utara berhasil menjadi yang terbaik dengan raihan enam medali emas dan satu perak.
Sementara Halmahera Barat mengoleksi dua emas, dua perak, dan empat perunggu. Kota Ternate meraih lima medali perak dan tiga perunggu, sedangkan Halmahera Timur mengamankan delapan medali perunggu.
Heny berharap hasil Porprov V Maluku Utara menjadi awal pengembangan Muaythai yang lebih kuat, sehingga atlet-atlet daerah mampu bersaing dan membawa nama Maluku Utara pada berbagai kejuaraan di masa mendatang.








Komentar