Ketum Pembina Posyandu Pusat Kunjungi Ternate, Marliza: Jadi Motivasi Perkuat Pelayanan

Ketua Pembina Posyandu Ternate, Marliza M. Tauhid saat menyampaikan sambutan. Hadir Ketum Pembina Posyandu Pusat Tri Tito Karnavian, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos, Ketua Pembina Posyandu Maluku Utara Rusni Sarbin. Foto: Halmaherapost.com

Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat, Tri Tito Karnavian, bersama rombongan mengunjungi Posyandu Tike Laha di Kelurahan Tarau, Kota Ternate, Maluku Utara, pada Rabu, 2 September 2026.

Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat penyelenggaraan Posyandu, khususnya dalam penerapan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM).

Ketua Pembina Posyandu Kota Ternate, Marliza M. Tauhid, menyampaikan kunjungan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat bersama jajaran merupakan sebuah kehormatan sekaligus motivasi bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kualitas Posyandu di Kota Ternate.

“Kehadiran Ibu Ketua Umum dan jajaran merupakan kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus memperkuat Posyandu di Kota Ternate,” kata Marliza.

Menurutnya, arahan dan motivasi yang diberikan secara langsung menjadi modal penting bagi Kota Ternate dalam menjalankan Posyandu dengan 6 SPM. Penguatan tersebut akan terus dilakukan bersama Tim Pembina Posyandu Provinsi Maluku Utara.

Marliza menjelaskan, Posyandu Tike Laha yang berada di Kelurahan Tarau memiliki karakteristik wilayah tersendiri. Kelurahan tersebut berada sekitar 1 hingga 1,5 kilometer dari Bandara Sultan Babullah Ternate dan masuk dalam wilayah kerja Puskesmas Bahari Berkesan.

Luas wilayah Kelurahan Tarau mencapai sekitar 198 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 1.549 jiwa.

Marliza menyebutkan, Kota Ternate saat ini memiliki 179 Posyandu. Untuk mendukung pelayanan, terdapat 906 kader kesehatan dan sekitar 950 kader pada bidang pelayanan SPM lainnya.

Ia menegaskan, penguatan Posyandu 6 SPM tidak hanya berkaitan dengan administrasi dan registrasi kelembagaan. Lebih dari itu, Posyandu harus memiliki kelembagaan yang kuat, data yang tertata serta kader yang memiliki kapasitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Yang kita harapkan bukan hanya sekadar administrasi dan registrasi, tetapi bagaimana kelembagaan Posyandu semakin kuat, data semakin tertib, kader semakin kompeten, dan pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Marliza mengatakan, penerapan pelayanan Posyandu berbasis 6 SPM di Kota Ternate telah dimulai sejak 2025. Pada tahap awal, terdapat delapan Posyandu yang menjadi bagian dari implementasi program tersebut.

Pelaksanaan 6 SPM kemudian terus diperkuat agar pelayanan Posyandu dapat menjangkau kebutuhan masyarakat secara lebih luas.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu yang selama ini berada di garis terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kader adalah orang-orang yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kapasitas dan semangat mereka harus terus kita perkuat,” katanya.

Marliza berharap kunjungan Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat bersama rombongan dapat semakin memberikan dorongan bagi jajaran Posyandu di Kota Ternate untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat pelayanan Posyandu agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tandasnya.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga