Pemerintah

Hadiri Musda Golkar Ternate, Wali Kota Tauhid: Soliditas dan Kolaborasi Kunci Pembangunan

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman. Foto: Humas Pemkot Ternate

Wali Kota Ternate, H. M. Tauhid Soleman, menekankan pentingnya soliditas dan kolaborasi seluruh elemen dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan peran partai politik dan seluruh lapisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Tauhid saat menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Golkar Kota Ternate di Aula Halmahera, Bela Hotel Ternate, Senin, 12 Oktober 2026.

Musda tersebut mengusung tema “Arah Baru Golkar Ternate: Solid, Merangkul, Menang”. Forum ini menjadi momentum konsolidasi organisasi, evaluasi program kerja, serta penentuan arah kepemimpinan Partai Golkar Kota Ternate ke depan.

Dalam sambutannya, Tauhid menyampaikan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musda VII DPD Partai Golkar Kota Ternate. Ia berharap forum tersebut berlangsung lancar dan demokratis serta menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Tauhid mengatakan, Partai Golkar merupakan salah satu kekuatan politik nasional yang memiliki perjalanan panjang dalam kehidupan demokrasi Indonesia. Partai politik juga mempunyai peran strategis dalam menyalurkan aspirasi masyarakat, memberikan pendidikan politik, melahirkan kepemimpinan berkualitas, serta mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Karena itu, ia berharap Golkar Kota Ternate terus memperkuat peran dalam pembangunan daerah melalui gagasan konstruktif dan program kerja yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Tema Arah Baru Golkar Ternate: Solid, Merangkul, Menang merupakan semangat untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan seluruh potensi kader, serta membangun kebersamaan yang lebih luas dengan masyarakat,” ujar Tauhid.

Ia menegaskan, soliditas organisasi harus berjalan seiring dengan upaya membangun kepercayaan publik. Dengan begitu, kerja-kerja politik tidak hanya berorientasi pada kepentingan organisasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Tauhid menjelaskan, pembangunan Kota Ternate membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari partai politik, dunia usaha, akademisi, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga seluruh warga.

Ia berharap Partai Golkar dapat menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan pembangunan di Kota Ternate. Sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, penanganan lingkungan dan persampahan, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan warga.

Menurut Tauhid, perbedaan pandangan dan pilihan politik tidak seharusnya menjadi penghalang untuk bekerja bersama membangun daerah. Sebaliknya, perbedaan perlu disikapi dengan kedewasaan berdemokrasi melalui dialog dan semangat persatuan.

“Perbedaan pandangan dan pilihan politik hendaknya tidak menjadi penghalang bagi kita untuk bekerja bersama membangun Ternate. Justru dalam keberagaman itulah kita harus menunjukkan kedewasaan berdemokrasi, dengan tetap mengedepankan dialog, persatuan, dan kepentingan masyarakat di atas kepentingan kelompok,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh peserta Musda agar mengedepankan semangat persaudaraan dan musyawarah dalam setiap proses pengambilan keputusan.

Tauhid berharap siapa pun yang nantinya memperoleh amanah memimpin Golkar Kota Ternate mampu menyatukan seluruh kekuatan kader, merangkul semua pihak, serta membawa organisasi menjadi semakin solid, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Kepemimpinan yang kuat bukan hanya tentang kemampuan mengambil keputusan, tetapi juga kemampuan menyatukan perbedaan, membangun kepercayaan, dan menggerakkan seluruh potensi untuk mencapai tujuan bersama,” tegasnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan partai politik terus diperkuat untuk mewujudkan Kota Ternate yang maju, berdaya saing, nyaman, dan sejahtera, dengan tetap menjaga nilai budaya, kearifan lokal, serta identitas Ternate sebagai Kota Rempah.

Musda VII DPD Partai Golkar Kota Ternate turut dihadiri Ketua Harian DPD Partai Golkar Maluku Utara Ikram M. Sangadji, Sekretaris DPD Partai Golkar Maluku Utara Arifin Jafar, Bendahara Rio Cristian Pawane, Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, Ketua DPD Partai Golkar Kota Ternate Fuad Alhadi, Bendahara Golkar Kota Ternate Ardian Idhan, serta undangan dan pengurus partai Golkar.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga