TPID Tidore Kepulauan Siaga Inflasi, Pastikan Harga Bahan Pokok Tetap Stabil
Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Komitmen tersebut disampaikan usai TPID Kota Tidore Kepulauan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah dalam Program 3 Juta serta Sosialisasi Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal, Selasa, 3 Maret 2026.
Rakor nasional yang digelar secara daring itu dipimpin langsung Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dan diikuti seluruh pemerintah daerah di Indonesia.
Dari Tidore, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Kantor Wali Kota dan dihadiri Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Abdul Hakim Adjam, Ketua Tim Statistik Distribusi BPS Kota Tidore Kepulauan Umar Syarif, Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Samsul Bahri Ace, serta OPD terkait yang tergabung dalam TPID.
Dalam arahannya, Tomsi Tohir menekankan pentingnya kesiapsiagaan daerah dalam mengantisipasi potensi kenaikan harga bahan pokok selama Ramadan hingga Lebaran. Ia meminta pemerintah daerah memperkuat koordinasi dengan distributor, pelaku usaha, dan produsen guna memastikan ketersediaan stok tetap aman serta distribusi berjalan lancar.
“Pengendalian inflasi harus dilakukan secara konsisten. Pastikan stok tersedia dan harga tetap terkendali,” tegasnya.
Menindaklanjuti hal tersebut, Abdul Hakim Adjam meminta TPID Kota Tidore Kepulauan untuk terus intens melakukan pemantauan harga di pasar, terutama pada komoditas strategis yang berpotensi mengalami kenaikan.
“Selama Ramadan dan menjelang Lebaran, kami minta Tim TPID lebih aktif memantau perkembangan harga di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan Dinas Perindagkop Kota Tidore Kepulauan, harga sejumlah komoditas masih relatif stabil. Bahkan, harga cabai rawit terpantau mengalami penurunan dalam beberapa waktu terakhir.
Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan secara berkala guna mengantisipasi lonjakan permintaan yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Harapan kita, harga bahan pokok tetap stabil, bahkan bisa turun, sehingga masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan tenang dan lebih sejahtera,” pungkasnya.









Komentar