Ekonomi

Dorong Ekonomi Keluarga, PNM Mekaar Ternate Gelar Literasi Keuangan untuk Ibu UMKM

Pose bersama saat sosialisasi PNM Mekaar. Foto: Ist

Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar Unit Kota Ternate terus mendorong penguatan ekonomi keluarga melalui peningkatan kapasitas perempuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi literasi keuangan yang diikuti oleh 35 ibu-ibu nasabah binaan PNM Mekaar, yang digelar di Benteng Oranje, Ternate, Sabtu, 28 Maret 2026.

Kepala Unit PNM Mekaar Kota Ternate, Mardiyati Naji, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan prasejahtera agar lebih memahami pengelolaan keuangan keluarga.

“Ini merupakan kegiatan fase pertama dengan jumlah peserta 35 orang. Tujuannya agar para ibu-ibu pelaku UMKM memahami peran PNM Mekaar sekaligus memiliki pengetahuan dasar dalam mengelola keuangan keluarga,” ujar Mardiyati.

Ia menjelaskan, PNM Mekaar merupakan lembaga permodalan di bawah naungan Danatara yang berfokus pada pemberian akses pembiayaan bagi perempuan pelaku UMKM, disertai pendampingan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurutnya, literasi keuangan menjadi aspek penting dalam mendukung keberhasilan usaha, karena tidak hanya soal akses modal, tetapi juga kemampuan mengatur dan memanfaatkan keuangan secara efektif.

“Kami akan terus menggelar sosialisasi dan pembinaan secara berkesinambungan kepada nasabah sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi keluarga prasejahtera,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, PNM Mekaar menghadirkan dua narasumber, yakni Imelda Azzahra Tude, S.E., Ketua Dewan Pembina Ormas Perempuan BRITARI Maluku Utara, serta Femyrna Tidora Unwakoly dari PNM Mekaar.

Imelda menyampaikan bahwa literasi keuangan sangat penting bagi perempuan, terutama dalam perannya sebagai pengelola keuangan rumah tangga.

“Saya mengapresiasi PNM Mekaar yang telah menginisiasi kegiatan ini. Literasi keuangan sangat penting agar perempuan, khususnya ibu-ibu pelaku UMKM, dapat memahami cara mengelola keuangan keluarga dengan baik,” katanya.

Ia menambahkan, perempuan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga. Oleh karena itu, kemampuan mengatur keuangan secara bijak menjadi kunci dalam menjaga keberlangsungan usaha dan kehidupan rumah tangga.

“Masih banyak yang merasa kesulitan mengatur keuangan. Karena itu, dalam kegiatan ini saya berbagi cara-cara praktis agar keuangan keluarga bisa lebih terencana dan efisien,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta mampu meningkatkan pemahaman literasi keuangan sekaligus menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari demi mendorong kesejahteraan keluarga.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga