Tragedi Dukono
Dua Pendaki Asal Singapura Korban Erupsi Gunung Dukono Ditemukan Meninggal

Tim SAR akhirnya berhasil menemukan dua warga negara asing (WNA) asal Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang pasca-erupsi dahsyat Gunung Dukono pada 8 Mei 2026.
Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Minggu 10 Mei 2026. Mereka masing-masing diketahui bernama Heng Wen Qiang Timothy (30) dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid (27).
Meski titik keberadaan korban telah ditemukan, proses evakuasi masih berlangsung dan berjalan cukup lambat akibat kondisi medan yang ekstrem serta aktivitas vulkanik Gunung Dukono yang masih tinggi.
Berdasarkan laporan tim di lapangan, kedua jenazah ditemukan tertimbun material vulkanik dengan kedalaman cukup tebal. Material tersebut diduga berasal dari semburan besar erupsi yang terjadi pada Jumat 8 Mei 2026, lalu.
“Jenazah sedang dalam proses evakuasi. Kendala utama karena material yang menimbun sangat padat dan sulit digali. Tim harus bekerja perlahan agar proses evakuasi berjalan aman,” ujar salah satu personel SAR di lokasi.
Selain medan berat, tim evakuasi juga dihadapkan pada ancaman erupsi susulan. Hingga saat ini, Gunung Dukono masih terus menyemburkan abu vulkanik, material panas, serta lontaran batu pijar ke sejumlah arah.
“Aktivitas gunung masih sangat tinggi, sehingga tim harus ekstra hati-hati saat melakukan evakuasi,” tambahnya.
Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, serta warga setempat. Seluruh tim terus berupaya mengevakuasi korban menuju pos aman di tengah guyuran abu vulkanik dan kondisi cuaca yang tidak menentu.
Setelah berhasil dievakuasi, kedua jenazah rencananya akan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk proses identifikasi lanjutan sebelum diserahkan kepada pihak keluarga dan otoritas terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, proses evakuasi masih terus berlangsung di bawah pengawasan ketat petugas vulkanologi.








Komentar