Penyeberangan Sofifi

Sekarang Menyeberang dari Ternate Sudah Wajib Life Jacket

Para calon penumpang tujuan pelabuhan Soifi yang diarahkan petugas untuk mengenakan life jacket, Selasa 15 September 2020 ||

Ternate, Hpost - Pelabuhan penyeberangan speedboat yang ada di kota Ternate saat ini mulai tertib operasional keberangkatan khususnya penggunaan life jacket.

Amatan Halmaherapost.com Selasa 15 September 2020 di beberapa pelabuhan speed boat seperti di Armada Semut, Mangga dua dan Pelabuhan speed boat Dufa-dufa untuk protap keselamatan dalam melakukan perjalanan laut sudah tertib dengan menggunakan life jacket.

Life jacket wajib dikenakan oleh setiap penumpang yang akan melakukan perjalanan dengan menggunakan speed boat baik ke Sofifi atau ke Jailolo.

Salah satu penumpang tujuan Sofifi, Mahmud Ichi, mengaku penggunaan life jacket membuat rasa aman bagi penumpang. “Sudah bagus kalau donk (mereka) terapkan ini,” katanya.

Sementara Yunita Kaunar kepada media ini mengaku saat ini di tiap pelabuhan speed boat sudah lebih tertib dari sebelumnya

"saat ini sudah lebih tertib, kita menyeberang mau naik speedboat wajib pakai life jacket, kalau tidak pakai petugas juga dengan tegas tidak akan mengizinkan kita naik ke speedboat," akunya.

Hal senada dikatakan Samsudin Latief yang juga hendak melakukan perjalanan ke Jailolo, dirinya menuturkan dengan menggunakan life jacket justru akan lebih nyaman, sehingga jika ada kendala dalam perjalanan, sekiranya penumpang sudah memiliki salah satu alat penyelamat.

"Ini sangat berguna, apalagi cuaca saat ini kurang bersahabat jadi aturan wajib pakai life jacket memang wajib kita ikuti demi keselamatan kita semua," pungkas Samsudin.

Terpisah, kepala Kesyahbandaran Otoritas dan Pelabuhan (KSOP) kelas II Ternate, Affan Tabona ketika dikonfirmasi via telepon membenarkan adanya wajib life jacket yang saat ini gencar disosialisasikan di semua masyarakat pengguna jasa angkutan laut.

Menurutnya, ini sudah menjadi kewajiban setiap penumpang yang hendak melakukan perjalanan laut. Jika tidak mentaati aturan yang berlaku maka KSOP akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi berupa cabut izin operasional.

"Kalau motorisnya juga gak mau pakai yah kita tidak segan-segan memberikan sanksi, semisal teguran. Cuma kan kalau ditegur terus-menerus kadang kala mereka gak mau dengar, jadinya kami secara tegas mencabut izin operasinya, biar gak bawa speed lagi," tegasnya.

Penulis: Qra
Editor: Red

Baca Juga