Kecelakaan Laut
Berhasil Dievakuasi, 4 Penumpang Langsung Dilarikan ke RSUD Sanana
Sanana, Hpost – Sebanyak 180 penumpang KM Simba 1 yang mengalami patah kemudi di perairan Mangoli, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, berhasil dievakuasi tim SAR gabungan.
Namun, 4 (empat) orang harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanan untuk dilakukan perawatan. Karena, kondisi tubuh lemas.
Baca Juga:
Cuaca Buruk, Ratusan Penumpang KM Simba 1 Belum Dievakuasi
Rayakan Ulang Tahun Ke-37, Bupati Perempuan Pertama di Maluku Utara Bersedekah
Plt. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Sanana, Moh Faisal, kepada Halmaherapost.com, mengatakan, untuk penumpang yang berhasil dievakuasi tim SAR gabungan berjumlah sebanyak 180.
"Belum dirincikan dari penumpang yang sudah dievakuasi, misalnya ada berapa anak, dewasa, perempuan dan laki-laki. Tapi yang penting mereka sudah dievakuasi dengan selamat,"kata Faisal, Kamis 9 September 2021 dini hari.
Sedangkan, untuk penumpang yang belum dievakuasi, lanjut Faisal, berjumlah sebanyak 100 orang, diantaranya 77 laki-laki dan 23 perempuan.
“Hari ini akan dilakukan evakuasi. Saat ini KM Simba 1 masih berlabuh di Lifmayola dibantu oleh kapal asing,”ucapnya.
Meski begitu, Faisal meminta kepada pihak keluarga, agar tidak perlu khawatir. Karena, untuk stok makanan dan minuman masih ada.
"Pihak keluarga tolong doakan, saya yakin dan percaya, semua selamat,"pungkasnya.
Sekadar diketahui, berdasarkan pantauan Halmaherapost.com, saat proses evakuasi di pelabuhan, dari jumlah penumpang yang berhasil dievakuasi, terdapat empat penumpang harus dilarikan ke RSUD Sanana untuk dirawat, karena lemas.








Komentar