Wabup Sula Lepas 16 JCH, Titip Doa untuk Keselamatan Daerah
Wakil Bupati Kepulauan Sula, M. Saleh Marasabessy, melepas 16 Jemaah Calon Haji (JCH) asal daerahnya dalam prosesi yang berlangsung khidmat di Aula Istana Daerah Dadah Hia Ted Sua, Desa Mangon, Kecamatan Sanana, Senin, 27 April 2026.
Suasana haru menyelimuti pelepasan tersebut. Keluarga jamaah, tokoh masyarakat, dan jajaran pemerintah daerah turut mengantar keberangkatan para tamu Allah menuju Tanah Suci.
Usai seremoni, para jamaah diberangkatkan dari Bandara Emalamo Sanana menuju Bandara Sultan Babullah dengan maskapai Trigana Air. Pesawat yang mengangkut jamaah lepas landas pada pukul 10.54 WIT dalam kondisi aman.
Setibanya di Ternate, seluruh jamaah langsung menuju Asrama Haji Ngade untuk menjalani tahapan persiapan sebelum diberangkatkan ke Makassar pada 29 April 2026.
Para JCH yang tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Makassar dijadwalkan terbang ke Madinah pada 30 April 2026 dan diperkirakan tiba pada 1 Mei 2026 waktu Arab Saudi.
Setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji, jamaah dijadwalkan kembali ke tanah air pada 10 Juni 2026 melalui Jeddah menuju Makassar. Selanjutnya, pada 12 Juni 2026, jamaah kembali ke Ternate dan melanjutkan perjalanan ke Sanana untuk disambut pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga.
Dalam sambutannya, Saleh Marasabessy mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang matang.
“Ibadah haji tidak seperti ibadah lainnya. Dibutuhkan kesiapan yang matang, baik fisik maupun mental. Jaga kesehatan, manfaatkan waktu dengan baik untuk menyempurnakan rukun haji, dan jangan lupa mendoakan daerah kita agar selalu dalam lindungan Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para jamaah menjaga kebersamaan, memperkuat keimanan, serta bersabar selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sula, Abdullah Jatima, menyampaikan bahwa jumlah pendaftar haji di daerah tersebut mencapai 1.612 orang dengan masa tunggu rata-rata sekitar 26 tahun.
“Tahun ini kuota haji Kepulauan Sula sebanyak 22 orang. Namun setelah proses verifikasi, hanya 16 jamaah yang dinyatakan siap berangkat. Sisanya tidak dapat berangkat karena faktor meninggal dunia dan kondisi kesehatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, 16 jamaah tersebut terdiri dari 10 laki-laki dan 6 perempuan yang berasal dari Kecamatan Sanana, Sanana Utara, Mangoli Utara, dan Mangoli.
Mereka tergabung dalam Kloter 13 Embarkasi Makassar bersama jamaah dari kabupaten/kota lain di Maluku Utara dengan total 387 orang.
Pelepasan ini menjadi simbol doa dan harapan masyarakat Kepulauan Sula agar seluruh jamaah diberikan keselamatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan meraih predikat haji mabrur.








Komentar