Pemda Halmahera Selatan dan BSI Dorong ASN Rencanakan Ibadah Haji Sejak Dini
Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Selatan bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) menggelar kegiatan bertajuk “Halsel Berhaji” di Aula Kantor Bupati Halsel, Senin, 27 April 2026.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba, Sekretaris Daerah Abdillah Kamarullah, serta jajaran pimpinan BSI dari berbagai regional, di antaranya Ida Triana Widowati (SEVP Funding and Transaction), Lutfi (Group RDG), Tengku Chandra Husnadi (Region Makassar), Syarief Hidayat Tuanaya (Area Manager Manado), Donna (Area Retail and Transaction Business Manado), hingga Suratman Anwar (Branch Manager BSI KCP Bacan).
Mengusung tema “Halsel Berhaji, Halsel Tangguh: Langkah Emas Menuju Baitullah”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk merencanakan ibadah haji sejak dini melalui penguatan literasi dan perencanaan keuangan berbasis syariah.
Dalam kesempatan tersebut, BSI juga menghadirkan layanan edukasi tabungan haji serta membuka akses program perencanaan keuangan syariah dengan setoran awal yang terjangkau. Ribuan kupon undian turut dibagikan kepada peserta dengan berbagai hadiah, termasuk umrah gratis dan tabungan emas.
Bupati Halmahera Selatan dalam sambutannya menekankan pentingnya perencanaan haji sejak dini bagi ASN. Ia bahkan melakukan interaksi langsung dengan peserta dengan meminta ASN yang telah menunaikan ibadah haji untuk mengangkat tangan. Dari hasil pengamatannya, jumlah ASN yang sudah berhaji masih relatif kecil, diperkirakan hanya sekitar 5 hingga 10 persen dari peserta yang hadir.
Menurutnya, ibadah haji bukan hanya soal kemampuan finansial, tetapi juga menyangkut niat dan komitmen.
“Kalau belum ada niat, maka tidak akan pernah berangkat. Tetapi jika niat sudah kuat, maka jalan akan dibukakan,” ujarnya.
Ia juga mendorong ASN untuk mulai menabung secara rutin. Dengan menyisihkan sekitar Rp100 ribu per hari, menurutnya dalam satu bulan dapat terkumpul sekitar Rp3 juta yang bisa menjadi langkah awal untuk mendapatkan nomor porsi haji.
Bupati turut membagikan pengalaman pribadinya saat mendaftar haji pada 2022 dan kemudian mendapatkan panggilan lebih cepat pada 2026. Hal itu, katanya, menjadi bukti bahwa niat yang kuat dapat membuka kemudahan menuju Baitullah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menunaikan ibadah haji di usia muda agar kondisi fisik masih prima saat menjalankan rangkaian ibadah yang cukup panjang dan melelahkan.
Sementara itu, Ida Triana Widowati menyampaikan apresiasi kepada Pemda Halmahera Selatan atas kepercayaan yang diberikan kepada BSI dalam mendukung program perencanaan haji masyarakat.
Ia berharap kolaborasi ini dapat memperluas literasi keuangan syariah dan memudahkan ASN dalam mempersiapkan ibadah haji secara lebih terarah.
Kegiatan “Halsel Berhaji” ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan BSI dalam meningkatkan jumlah jamaah haji asal Halmahera Selatan di masa mendatang.








Komentar