Lingkungan
Camp Kaum Muda Estuaria Maluku Utara, Cara PakaTiva Bangun Kesadaran Lingkungan
Perkumpulan PakaTiva menggelar Camp Kaum Muda Estuaria Maluku Utara di Pulau Tareba, Kelurahan Takome, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, 20–23 Agustus 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang belajar dan konsolidasi kaum muda untuk memperkuat pengetahuan serta kesadaran terhadap berbagai persoalan lingkungan yang dihadapi Maluku Utara.
Direktur Perkumpulan PakaTiva Maluku Utara, Zafira Daeng Barang, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda agar lebih memahami persoalan lingkungan dan terlibat dalam upaya menjaga kelestarian alam.
Menurut Zafira, kepedulian terhadap lingkungan saat ini menjadi persoalan penting karena dampak kerusakan alam semakin dirasakan masyarakat.
Kerusakan lingkungan tidak hanya berdampak terhadap kondisi alam, tetapi juga berpotensi memengaruhi kehidupan manusia melalui perubahan iklim, peningkatan suhu, pola curah hujan yang tidak menentu, banjir, hingga ancaman terhadap produksi pangan dan kesehatan.
“Kaum muda perlu memiliki pengetahuan dan kesadaran lingkungan. Dari pengetahuan itu diharapkan lahir tindakan nyata untuk menjaga lingkungan,” ujar Zafira, Kamis, 20 Agustus 2026.
Soroti Persoalan Lingkungan
Maluku Utara memiliki kawasan hutan yang luas, namun juga menghadapi berbagai tekanan akibat aktivitas pemanfaatan sumber daya alam.
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan lingkungan yang memperhatikan keberlanjutan dan keseimbangan ekosistem.
Selain persoalan hutan, pengelolaan sampah juga menjadi isu penting, terutama di kawasan perkotaan. Kota Ternate sebagai salah satu pusat aktivitas masyarakat di Maluku Utara menghadapi tantangan dalam pengelolaan dan pengangkutan sampah.
Pengelolaan sampah, kata Zafira, tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab dalam mengurangi dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

Karena itu, pendidikan lingkungan dinilai menjadi salah satu pendekatan penting untuk mendorong perubahan perilaku.
Melalui Camp Kaum Muda Estuaria, peserta diajak memahami persoalan lingkungan sekaligus membangun cara pandang bahwa manusia memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dengan alam.
Bangun Jaringan Kaum Muda
Camp tersebut memiliki dua tujuan utama. Pertama, memberikan landasan pengetahuan kepada anggota Estuaria Maluku Utara mengenai lingkungan dan berbagai persoalan ekologis.
Kedua, membangun jaringan kaum muda yang responsif terhadap kerusakan lingkungan di Maluku Utara.
Zafira berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda pertemuan, tetapi dapat melahirkan jejaring dan gerakan kaum muda yang terus bergerak di tengah masyarakat.
“Harapannya, peserta dapat membawa pengetahuan yang diperoleh dalam camp ini ke komunitas masing-masing dan membangun gerakan bersama,” katanya.
Pemilihan Pulau Tareba sebagai lokasi kegiatan juga memberikan ruang bagi peserta untuk belajar secara langsung dari lingkungan sekitar, khususnya kawasan pesisir dan ekosistem kepulauan.
Dengan menggabungkan edukasi, diskusi, dan penguatan jejaring, Camp Kaum Muda Estuaria Maluku Utara diharapkan menjadi salah satu langkah untuk memperkuat peran generasi muda dalam menjaga lingkungan.
Perkumpulan PakaTiva mendorong kaum muda agar tidak hanya memahami persoalan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan ekologis di Maluku Utara.








Komentar