Sekda Ternate Langsung Pantau Dampak Gempa, Bantuan Mengalir ke Warga Batang Dua
Pemerintah Kota Ternate bergerak cepat merespons gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan turut dirasakan hingga Maluku Utara.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, yang turun ke Kecamatan Pulau Batang Dua, langsung memantau kondisi warga sekaligus memimpin penyaluran bantuan darurat.
Didampingi tim penanggulangan bencana, Rizal tiba di lokasi dengan membawa bantuan logistik guna memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat terdampak.
“Pemerintah harus hadir langsung di tengah masyarakat, memastikan kondisi mereka sekaligus menyalurkan bantuan yang paling dibutuhkan,” ujar Rizal.
Rizal terlebih dahulu memimpin apel bersama unsur TNI/Polri, Baznas, dan BPBD sebagai langkah awal memperkuat koordinasi penanganan darurat.

Usai apel, tim bergerak cepat menyalurkan bantuan, mendirikan tenda darurat, serta melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah dan jumlah warga yang mengungsi.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, seperti beras, makanan siap saji, mi instan, minyak goreng, perlengkapan tidur, terpal, hingga family kit.
Total bantuan yang dibawa antara lain satu ton beras, 350 paket makanan siap saji, 50 rak telur, dan 100 kardus mi instan. Bantuan tersebut juga diperkuat dari Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara Zen Karim, Kepala BPBD Provinsi Fehby Alting, serta Kepala Dinas Perkim Musrifah Alhadar.
Didampingi Kepala Kesbangpol Ternate, Nuryadin, Rizal juga meninjau langsung sejumlah titik terdampak di beberapa kelurahan, di antaranya Lelewi, Bido, Mayau, Perum, dan Tifure.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 226 unit rumah warga serta sejumlah tempat ibadah mengalami kerusakan akibat gempa. Saat ini, data tersebut masih dalam proses verifikasi di lapangan.

“Data sementara mencatat 226 rumah terdampak dan masih terus diverifikasi,” kata Rizal.
Selain meninjau kerusakan, Rizal juga berdialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan serta memastikan kondisi keamanan dan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti bayi, lansia, dan perempuan.
Bantuan khusus yang disalurkan meliputi popok bayi dan anak, minyak kayu putih, pembalut wanita, hingga popok lansia.
Rizal menegaskan seluruh data lapangan akan dikumpulkan secara akurat sebagai dasar penanganan lanjutan.
“Kami memastikan membawa pulang data valid, baik data pengungsian maupun kerusakan rumah dan tempat ibadah. Ini akan kami laporkan kepada Wali Kota untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi,” tegasnya.
Ia memastikan pemerintah akan terus hadir hingga proses penanganan pascabencana berjalan optimal dan seluruh kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi.









Komentar