Ekonomi
Gubernur Sherly: UMKM Kunci Ekonomi, Perempuan Harus Berdaya di Era Digital
Pelatihan Penguatan Kapasitas UMKM yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara berlangsung di Ballroom Bela Hotel Ternate, Senin, 20 April 2026.
Kegiatan yang menghadirkan tiga narasumber muda ini menjadi bagian dari upaya penguatan sektor UMKM sekaligus mendorong pemberdayaan perempuan di daerah.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, dalam sambutannya menegaskan bahwa Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, terutama di tengah perkembangan ekonomi digital saat ini.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April. Menurut Sherly, peringatan tersebut tidak hanya dimaknai sebagai seremoni, tetapi sebagai refleksi atas perjuangan R.A. Kartini dalam membuka ruang bagi perempuan untuk berperan lebih luas di berbagai bidang.
“Hari Kartini bukan sekadar tentang kebaya atau seremoni. Ini tentang mengenang perjuangan seorang perempuan yang berani berpikir berbeda dan lantang memperjuangkan ruang bagi perempuan,” ujarnya.
Sherly menegaskan, semangat Kartini harus terus dihidupkan dengan mengisi ruang-ruang strategis, khususnya dalam sektor ekonomi. Ia menyebut, perempuan berdaya adalah perempuan yang memiliki keberanian untuk maju, melangkah, serta mampu mengambil keputusan secara mandiri.
Dalam konteks ekonomi daerah, ia menilai UMKM memiliki peran vital sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat. Kehadiran ekonomi digital, lanjutnya, membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.
“Dengan hadirnya ekonomi digital, ruang pemasaran semakin terbuka. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pelaku UMKM,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa pelatihan ini bukanlah proses instan yang langsung memberikan hasil, melainkan sebagai pemicu awal untuk meningkatkan kapasitas dan pengetahuan peserta.
“Pelatihan ini bukan sesuatu yang langsung membuat kita jadi, tetapi menjadi pemicu awal. Karena itu manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sherly juga menambahkan bahwa pemberdayaan perempuan memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan keluarga, termasuk perlindungan anak.
“Ketika perempuan berdaya, maka anak akan lebih terlindungi. Ini yang terus kita dorong bersama,” ujarnya.
Di akhir sambutan, Gubernur Sherly menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan UMKM dan pemberdayaan perempuan di daerah.








Komentar