Jamsostek Award 2026, Wabup Halmahera Tengah Dorong Perlindungan Pekerja Rentan

Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, saat mengikuti tahapan penilaian Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Maluku Utara yang digelar secara virtual dari Ruang Rapat Bupati, Kamis, 23 Juli 2026. Foto: ist

Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah terus memperkuat upaya memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat, khususnya pekerja rentan.

Komitmen tersebut dipaparkan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ahlan Djumadil, saat mengikuti tahapan penilaian Jamsostek Award 2026 tingkat Provinsi Maluku Utara yang digelar secara virtual dari Ruang Rapat Bupati, Kamis, 23 Juli 2026.

Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Tengah, Ahlan mempresentasikan berbagai inovasi dan capaian pemerintah daerah dalam meningkatkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Program tersebut menyasar pekerja sektor formal, informal, hingga kelompok pekerja rentan yang selama ini belum sepenuhnya terlindungi.

Dalam paparannya, Ahlan menjelaskan bahwa Pemkab Halmahera Tengah telah menyiapkan skema pembiayaan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk menjamin perlindungan pekerja rentan. Kebijakan tersebut didukung regulasi daerah serta sejumlah inovasi yang bertujuan memperkuat sistem jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurutnya, perlindungan bagi pekerja merupakan salah satu prioritas pembangunan daerah. Karena itu, pemerintah terus mendorong perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja memperoleh jaminan sosial yang layak.

“Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah berkomitmen memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sehingga semakin banyak pekerja, baik di sektor formal maupun informal, mendapatkan perlindungan yang layak. Melalui Jamsostek Award 2026, kami berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat dalam menciptakan ekosistem ketenagakerjaan yang aman, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Ahlan.

Selain memaparkan program jaminan sosial ketenagakerjaan, Ahlan juga menjelaskan berbagai program kesejahteraan yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah. Menurutnya, pemerintah terus memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat rentan melalui berbagai bantuan dan insentif.

Program tersebut menyasar lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, janda, ibu menyusui, hingga anak yatim piatu sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Program-program ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kelompok rentan juga merasakan manfaat pembangunan secara langsung,” katanya.

Tim penilai Jamsostek Award 2026 Provinsi Maluku Utara terdiri atas Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Maluku Utara, Ketua Apindo Maluku Utara, akademisi IAIN Ternate, serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Maluku Utara.

Pada ajang tersebut, terdapat tiga daerah yang masuk nominasi, yakni Kabupaten Halmahera Tengah, Kota Ternate, dan Kabupaten Pulau Morotai.

Keikutsertaan Halmahera Tengah dalam Jamsostek Award 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Dengan berbagai inovasi yang telah dijalankan, Halmahera Tengah optimistis dapat menjadi salah satu daerah percontohan dalam penyelenggaraan jaminan sosial ketenagakerjaan di Provinsi Maluku Utara.

Penulis: Ira
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga