Sekilas Info

Virus Corona

“Orang Bergejala Mirip” Covid Lolos dari Pemeriksaan Bandara Baabullah

Pemudik dari Surabaya tujuan Tobelo, yang lolos dari petugas Karantina Wilayah || Foto: Firjal/Hpost

Ternate, Hpost - Satu orang pemudik asal Surabaya yang tiba di Bandara Baabullah Ternate, Jumat 10 April 2020, menggunakan maskapai Sriwijaya air lolos dari pemeriksaan petugas Gugus Ternate. Padahal, lelaki yang berusia 29 tahun menunjukkan gejala mirip pasien covid-19.

Sekadar diketahui, Surabaya merupakan salah satu kota yang masuk dalam zona merah Covid-19, sebagaimana dikutip dari liputan6.com, Jumat 10 April 2020, yang menyebutkan jumlah pasien konfirmasi positif di sudah mencapai 85 orang. Ini termasuk delapan orang dari luar Surabaya.

“Karena saya batuk-pilek, maka saya harus menunggu petugas karantina. Kebetulan mereka tidak datang. Yang bagian wilayahnya itu tidak datang,” akunya, kepada Halmaherapost.com, di Pelabuhan Sofifi, sore tadi.

Pemudik itu mengatakan, sempat ditahan satu jam oleh petugas medis bandara. Penahanan dimaksudkan untuk menunggu petugas karantina wilayah setempat. Namun, petugas karantina itu tak kunjung datang menjemputnya.

Akhirnya, ia dibolehkan pulang, dengan catatan akan ditindaklanjuti ke gugus tugas daerah tujuan pemudik.

Saat tiba di pelabuhan Speedboat, Sofifi pemudik itu diperiksa suhu tubuhnya lagi oleh petugas medis. Hasilnya normal, 36,1 derajat selsius. Petugas medis lalu menuliskan keluhan, alamat, dan nomor kontak pemudik.

“Kan saya tujuan ke Tobelo, jadi saya dilaporkan ke bagian posko di Tobelo. Saya tanya apakah saya perlu melapor? Mereka bilang tidak perlu. Nanti mereka yang akan sampaikan ke posko Tobelo,” paparnya.

Rid (nama samaran) mengaku, gejala batuk pilek sudah dialaminya sejak dua hari lalu di Surabaya. Rid bilang, sudah berobat ke dokter di Surabaya dan diberikan obat.

“Nah saat saya berangkat dari Surabaya, saya diperiksa dan disuruh isi Formulir. Disitu saya tulis, saya ada batuk pilek. Dan di sana pun mereka langsung mengarahkan ke ruang kesehatan. Kami diarahkan kalau sampai tujuan harus isolasi diri 14 hari,” jelasnya.

Halmaherapost.com mencoba menghubungi Gugus Tugas Covid-19, Ternate, yang memiliki wilayah kerja di Bandara Baabulah, namun tidak direspon hingga berita ini dilansir.

Terkait hal itu, Gugus Tugas Provinsi melalui Juru Bicara, dr Rosita menyampaikan, status pasien malam ini juga akan ditindaklanjuti ke Gugus Tugas Kabupaten Halmahera Utara, di Tobelo.

"Kami langsung cek malam ini juga ke Gugus Tobelo," ucapanya.

Sementara, Wakil Ketua I Gugus Tugas Covid-19) Provinsi Maluku Utara, Kolonel Inf Endro Satoto, kepada Halmaherapost.com, menegaskan temuan itu akan segera ditindaklanjuti. Ia berharap, agar petugas di lapangan tidak saling tunjuk dan menyalahkan satu sama lain.

"Temuan ini akan jadi bahan untuk saya pertegas petugas di bandara, besok pagi. Imbauan sudah banyak, jadi harus ditegur jika lalai," tegasnya.

Penulis: Red
Editor: Red

Baca Juga