Dinkes Halmahera Tengah Evaluasi JKN, Fokus Perkuat Layanan hingga Pelosok

Dinas Kesehatan Halmahera Tengah saat melaksanakan monitoring dan evaluasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Foto: ist

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Tengah, terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Tahun 2026 di seluruh Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 30 April 2026 itu dipimpin langsung Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Halteng, Basuki Rahmat Saleh. Evaluasi dilakukan untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal hingga ke wilayah terpencil.

Basuki mengatakan, monitoring tersebut bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam mengidentifikasi berbagai kendala pelayanan kesehatan di lapangan.

“Monitoring ini bukan sekadar rutinitas, melainkan langkah strategis untuk mengidentifikasi hambatan di lapangan sehingga solusi dapat segera diterapkan demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Basuki.

Dalam kegiatan itu, Dinkes Halteng membahas sejumlah poin strategis, mulai dari peningkatan mutu fasilitas kesehatan, validasi data kepesertaan JKN agar tepat sasaran, hingga penyelesaian kendala administratif dan teknis yang dihadapi tenaga kesehatan.

Menurut Basuki, evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) yang berkualitas.

Ia berharap hasil monitoring dapat segera ditindaklanjuti, terutama untuk memperbaiki sistem pelayanan kesehatan hingga tingkat kecamatan dan desa-desa terpencil.

Selain memperkuat layanan JKN, Dinkes Halteng juga mengoptimalkan program BPJS Integrasi Pemda guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan yang adil dan terjangkau melalui dukungan anggaran daerah.

“Tujuan utama kita adalah memastikan skema BPJS Integrasi ini berjalan tepat sasaran. Masyarakat yang didaftarkan melalui program Pemda harus mendapatkan hak pelayanan yang sama tanpa diskriminasi,” katanya.

Dalam forum evaluasi tersebut, turut dibahas sinkronisasi data kepesertaan dengan sistem BPJS Kesehatan pusat, peningkatan akses layanan di wilayah terpencil seperti Peniti, hingga kesiapan puskesmas dalam memberikan pelayanan optimal kepada peserta BPJS Integrasi.

Melalui penguatan sistem dan pengawasan berkelanjutan, Pemkab Halmahera Tengah optimistis mampu menghadirkan layanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

Penulis: Ira
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga