Pemerintah
Terima KKN Unkhair dan UGM, Wali Kota Ternate: Kehadiran Mahasiswa Sangat Membantu
Pemerintah Kota Ternate secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Khairun (Unkhair) dan KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Senin, 22 Juni 2026.
Penerimaan mahasiswa KKN tersebut berlangsung melalui apel bersama di halaman Kantor Wali Kota Ternate. Kegiatan itu dipimpin langsung Wali Kota Ternate H. M. Tauhid Soleman dan dihadiri Sekretaris Daerah Kota Ternate Rizal Marsaoly, para pimpinan OPD, camat, lurah, serta jajaran pimpinan dan dosen dari Unkhair maupun UGM.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate H. M. Tauhid Soleman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Unkhair dan UGM yang kembali mempercayakan Kota Ternate sebagai lokasi pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
“Apel ini bagian dari penerimaan secara resmi dari pemerintah Kota Ternate kepada mahasiswa KKN dari Universitas Khairun dan UGM. Saya ingin menyampaikan terima kasih atas lokus pelaksanaan KKN yang dilaksanakan di Kota Ternate,” ujar Tauhid.
Ia menyebutkan, sebanyak ribuan mahasiswa akan melaksanakan program KKN di Kota Ternate, terdiri dari 1.528 mahasiswa Universitas Khairun dan 27 mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Menurut Tauhid, kehadiran mahasiswa KKN selama ini memberikan kontribusi besar bagi pemerintah dan masyarakat. Berbagai program yang dijalankan mahasiswa dinilai membantu mendorong penyelesaian sejumlah persoalan di daerah.

“Dalam beberapa kali pelaksanaan KKN dan pengabdian kepada masyarakat, terasa sangat penting dan sangat membantu, terutama bagi pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Wali Kota menjelaskan, program KKN yang dilaksanakan tidak hanya berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat, tetapi juga menyentuh berbagai isu penting seperti literasi, lingkungan, pariwisata, pertanian, dan pengembangan potensi lokal.
Ia menilai salah satu tantangan besar Kota Ternate saat ini adalah persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah.
“Isu yang paling penting di Kota Ternate saat ini adalah isu-isu khas perkotaan seperti persoalan lingkungan atau persoalan sampah,” ungkapnya.
Tauhid menyebutkan, produksi sampah di Kota Ternate mencapai sekitar 100 hingga 105 ton setiap hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 95 persen telah masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), sementara sisanya entah kemana, pastinya ada di barangka atau kali mati dan lainnya.
“Bersamaan dengan kegiatan KKN seperti ini, menurut kami inilah momentum paling penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi kolaborasi Unkhair dan UGM yang terus mendukung program pembangunan Kota Ternate.
“Kolaborasi menyeluruh dari Unkhair maupun UGM ini merupakan kolaborasi yang masif dalam membantu kebijakan-kebijakan kota, soal lingkungan, pemberdayaan, kemudian literasi,” ujarnya.
Tauhid berharap mahasiswa dapat memanfaatkan waktu selama menjalankan KKN dengan baik serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga meminta para lurah untuk membantu memfasilitasi mahasiswa selama berada di wilayah masing-masing.
Sementara itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkhair Ternate, Prof. Dr. Sundari, S.Pd., M.Pd mengatakan pelaksanaan KKN tahun 2026 dilakukan dalam beberapa skema.
“Dalam dua skema yaitu KKN tematik pemberdayaan masyarakat dan juga ada KKN literasi kerja sama dengan Perpustakaan Nasional,” ujarnya.
Ia menjelaskan, mahasiswa KKN-PPM UGM sebanyak 27 orang akan menjalankan program pemberdayaan masyarakat di Kota Ternate.
Sedangkan mahasiswa KKN Literasi Unkhair sebanyak 390 orang akan tersebar di 39 lokus yang merupakan kelurahan dengan taman baca maupun perpustakaan desa.
Sementara mahasiswa KKN reguler akan melaksanakan program pemberdayaan dengan tema pengelolaan sampah dalam rangka kampus berdampak, literasi cerdas, serta ekonomi hijau berkelanjutan.
“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN tahun 2026 ini dapat memberikan dampak bagi masyarakat Kota Ternate, baik dampak ekonomi, sosial maupun budaya,” tutupnya.








Komentar