Tingkatkan Standar Operasional, Bandara IWIP Borong Dua Prestasi di Awal 2026

Perwakilan Bandar Udara Khusus Weda Bay saat menerima penghargaan atas ketepatan dan kesesuaian pelaporan data LLAU dari Otoritas Bandara Wilayah VIII. Foto: ist

Bandar Udara Khusus Weda Bay (WDB) milik PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), mengawali tahun 2026 dengan torehan membanggakan.

Bandara ini sukses meraih dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai inisiator Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan dan penanggulangan Virus Nipah (NiV), serta predikat terbaik dalam penyusunan Laporan Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) periode 2025.

Langkah proaktif WDB dalam menyusun SOP Virus Nipah merupakan respons atas meningkatnya kewaspadaan global terhadap penyakit yang dapat menyebabkan infeksi serius, mulai dari gangguan pernapasan hingga radang otak.

Rapat koordinasi terintegrasi kekarantinaan pengendalian Virus Nipah. Foto: ist

Inisiatif ini juga merujuk pada Surat Edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang kewaspadaan terhadap Virus Nipah yang terbit pada Januari 2026 lalu.

Kepala Bandar Udara Weda Bay, Ekky Widha Atmaka, menjelaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi lintas sektor guna memperkuat kesiapsiagaan.

"Kami menginisiasi rapat koordinasi terintegrasi bersama internal IWIP, termasuk divisi CPM dan Weda Bay Clinic, serta melibatkan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Maluku Utara dan Karantina Kesehatan Maluku Utara,” ujar Ekky.

Menurut Ekky, langkah ini krusial mengingat tingginya mobilitas tenaga kerja, termasuk tenaga kerja asing (TKA), yang keluar-masuk kawasan industri IWIP. Koordinasi lintas instansi dinilai menjadi kunci dalam mitigasi risiko penyebaran Virus Nipah.

Atas inisiatif tersebut, WDB mendapat apresiasi berupa sertifikat sebagai bandara pelopor penerapan SOP pencegahan dan penanggulangan Virus Nipah dari otoritas karantina terkait.

Tak hanya unggul di sektor kesehatan, WDB juga menunjukkan performa gemilang dalam aspek operasional. Bandara ini dianugerahi penghargaan sebagai yang terbaik dalam penyusunan Laporan Lalu Lintas Angkutan Udara (LLAU) periode 2025.

Pose bersama usai rapat koordinasi terintegrasi kekarantinaan pengendalian Virus Nipah. Foto: ist

Dijelaskan LLAU merupakan dokumen penting yang memuat data pergerakan pesawat, penumpang, dan kargo dalam periode tertentu, baik laporan rutin maupun pada momen khusus seperti Natal, Tahun Baru, dan Idulfitri.

Laporan ini disampaikan kepada Kementerian Perhubungan melalui Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII dan Direktorat Angkutan Udara.

Penghargaan tersebut diserahkan pada awal tahun 2026 bersama empat bandara lain di bawah koordinasi Otoritas Bandar Udara Wilayah VIII, mengungguli puluhan bandara lainnya di wilayah kerja yang sama.

Atas penghargaan tersebut, Bandar Udara Khusus Weda Bay menegaskan komitmennya dalam meningkatkan standar operasional, keselamatan, serta kesiapsiagaan terhadap isu kesehatan global, demi mendukung kelancaran operasional dan konektivitas kawasan industri IWIP.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga