RSUD Chasan Boesoerie Realisasikan Program Gubernur Sherly, Pasien Kurang Mampu Kini Terbantu

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, saat meresmikan layanan Magnetic Resonance Imaging (MRI) di RSUD Chasan Boesoirie. Foto: Humas Pemprov Maluku Utara

Komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu mulai direalisasikan. Melalui RSUD Chasan Boesoerie, program bantuan pengobatan bagi warga kini resmi dijalankan.

Program ini merupakan implementasi kebijakan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, yang tertuang dalam Peraturan Gubernur Tahun 2026 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Akomodasi dan Transportasi Pengobatan bagi masyarakat.

Direktur RSUD Chasan Boesoerie, Alwia Assagaf, menegaskan pihaknya siap menjalankan program tersebut sebagai bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat, khususnya bagi pasien yang harus menjalani pengobatan rujukan.

“Bantuan ini diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan pengobatan lanjutan, baik di dalam daerah maupun ke luar daerah. Kami ingin memastikan mereka tetap mendapatkan layanan tanpa terkendala biaya,” ujarnya, Senin, 6 April 2026.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan mencakup biaya transportasi dan akomodasi selama proses pengobatan. Anggaran program bersumber dari APBD Provinsi Maluku Utara dan disalurkan langsung ke rekening penerima guna menjamin transparansi dan akuntabilitas.

Namun demikian, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan, di antaranya status sebagai masyarakat kurang mampu serta kelengkapan administrasi, termasuk rujukan medis dari fasilitas kesehatan.

Selain menjalankan program tersebut, RSUD Chasan Boesoerie juga terus mengoptimalkan penerapan Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas tanpa hambatan finansial, sejalan dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pelayanan yang diberikan mencakup berbagai lini, mulai dari administrasi, rawat jalan, rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD), hingga layanan penunjang medis, dengan mengedepankan prinsip keadilan, mutu, dan aksesibilitas.

Di tengah berbagai tantangan sektor kesehatan, RSUD Chasan Boesoerie terus melakukan pembenahan sistem dan peningkatan kualitas layanan guna menghadirkan pelayanan yang optimal, efisien, serta berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga