Covid-19

63,4 Persen Kasus Positif Malut Berasal dari Ternate, Kerja Gugus Perlu Dievaluasi

Pulau Ternate, yang diambil dari drone || Sumber Foto: Risval Tri Budiyanto

Ternate, Hpost - Angka kasus positif Covid-19 atau Corona Virus di Kota Ternate, terus meningkat dengan angka persentase 63,4 persen dari total pasien positif di Maluku Utara. Oleh karena itu, strategi penanganannya perlu dikaji, terutama kinerja Gugus Tugas Ternate perlu dievaluasi.

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara (Malut) menyebutkan, pada Jumat 5 Juni 2020, kota Ternate telah tercatat kasus positif Covid-19 tertinggi dengan jumlah 113 kasus , bila bandingkan dengan sejumlah kasus positif di kabupaten/kota lainnya di Malut.

“Ini artinya Kota Ternate sudah mencapai 63,4 persen, jadi Kota Ternate bukan lagi zona merah, tetapi sudah zona hitam, bahkan sudah hitam pekat namanya,” Koordinator Divisi Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Maluku Utara, Idhar Sidi Umar, di posko Sahid Hotel, Jumat 5 Juni 2020.

Idhar menjelaskan, daerah yang menjadi episentrum penyebaran Covid-19 ditentukan jika persentasenya 40 persen kasus positif, sementara jika dilihat grafik angka kasus positif di Maluku Utara sampai saat ini mencapai 178 kasus, sementara kota Ternate terdapat 113 kasus

“Dari kurva jumlah kasus di Maluku Utara saat ini, kota Ternate menjadi episentrum Covid-19 di Maluku Utara,” kata Idhar.

Kepala Dinas Kesehatan Malut ini berharap, Gugus Tugas Kota Ternate harus evaluasi kerja-kerja yang telah dilakukan selama ini, sebab angka kasus positif terus meningkat.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Red

Baca Juga