Literasi

Duta Humas Polda Maluku Utara Ajak Generasi Muda Bijak Bermedia Sosial

Pose bersama Duta Humas Polda Maluku Utara dengan mahasiswa Universitas Bumi Hijrah (UNIBRAH). Foto: Dok Pribadi

Duta Humas Polda Maluku Utara menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Temu Netizen: Bijak Bermedia Sosial di Era Digital” sebagai upaya mengajak generasi muda untuk lebih bijak, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Kegiatan ini dilaksanakan di dua institusi pendidikan di Kota Tidore Kepulauan, yakni Universitas Bumi Hijrah (UNIBRAH) dan SMK Negeri 5 Tidore. Kegiatan menyasar pelajar dan mahasiswa sebagai bagian dari penguatan literasi digital di kalangan generasi muda.

Sosialisasi disampaikan oleh Duta Humas Polda Maluku Utara, yaitu Mardania Gazali dan Arty Amalia Lessy. Dua magister muda di universitas ternama Maluku Utara itu didampingi oleh perwakilan dari Bidang Humas Polda Maluku Utara, Ipda Zulkifli Kodja, bersama sejumlah personel lainnya.

Dalam penyampaiannya, Arty menekankan bahwa kemajuan teknologi digital memberikan banyak manfaat, namun juga membawa tantangan seperti maraknya penyebaran hoaks dan ujaran kebencian.

“Media sosial memberi kemudahan dalam berkomunikasi, tapi juga bisa menjadi sumber perpecahan jika tidak digunakan dengan bijak. Kita harus menerapkan prinsip saring sebelum sharing dan berhati-hati dalam memberikan komentar maupun membagikan informasi,” ujar Arty.

Pose bersama Duta Humas Polda Maluku Utara dengan siswa SMK 5 Kota Tidore Kepulauan. Foto: Dok Pribadi

Mardania menambahkan bahwa media sosial kini telah menjadi bagian dari ruang demokrasi, tempat masyarakat mengekspresikan pendapat dan menyampaikan aspirasi. Namun, hal tersebut harus dilakukan dengan kesadaran hukum.

“Tidak semua yang kita lihat di media sosial itu benar. Kita harus mampu memfilter informasi sebelum membagikannya. Selain itu, penting untuk memahami bahwa ada konsekuensi hukum atas setiap tindakan digital, seperti yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” jelas Mardania.

Sementara itu, Ipda Zulkifli Kodja mengingatkan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) juga berlaku di dunia digital.

“Kamtibmas tidak hanya soal situasi di lapangan, tapi juga bagaimana kita menjaga sikap di ruang digital. Mari bersama menciptakan lingkungan media sosial yang sehat, positif, dan aman dari konten yang merugikan,” katanya.

Melalui kegiatan ini, Polda Maluku Utara berharap generasi muda dapat menjadi pelopor dalam menciptakan ekosistem digital yang cerdas, santun, dan sadar hukum. Literasi digital dinilai penting agar pelajar dan mahasiswa mampu menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab di era informasi saat ini.

Penulis: Qal
Editor: Ramlan Harun

Baca Juga