Pertambangan
Gubernur Maluku Utara Tinjau Pengelolaan Lingkungan HARITA Nickel
"Namun sebagai putera daerah, saya meminta agar lingkungan tetap diperhatikan dengan mengikuti aturan yang ada. Operasional HARITA harus dapat memberi manfaat kepada daerah dan masyarakat,” ujar AGK.
Sekadar diketahui, Gubernur beserta rombongan juga berkeliling wilayah operasional dan didampingi langsung oleh Komisaris Utama HPL Stevi Thomas. Kepada Gubernur, Stevi Thomas menjelaskan komitmen HARITA Nickel terhadap lingkungan dan memastikan bahwa isu pencemaran lingkungan oleh HARITA tidak benar, seperti yang disaksikan oleh Gubernur secara langsung.
Sementara itu, Kabid Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Malut, Yusra Hi Noho juga mengungkapkan, dari 109 izin usaha pertambangan di Malut, HARITA merupakan perusahaan yang paling baik dalam pengelolaan lingkungan.
"Tidak hanya itu, segala rekomendasi yang bersifat memperbaiki, selalu ditanggapi secara positif. Semoga hal ini terus ditingkatkan," tandasnya.
Usai berkeliling dan meninjau pabrik pemurnian nikel pertama di Indonesia yang menghasilkan bahan baku baterai kendaraan mobil listrik tersebut, Gubernur bersama rombongan kemudian meninggalkan HARITA.








Komentar