Tim Sepak Bola Morotai Tundukkan Sula 3-0 di Laga Pembuka POPDA XII
Tim sepak bola Kabupaten Pulau Morotai mengawali langkahnya di ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Maluku Utara 2026 dengan kemenangan meyakinkan.
Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri di Stadion Bangsaha, Morotai sukses menundukkan Kabupaten Kepulauan Sula dengan skor telak 3-0, pada Selasa, 7 Juli 2026.
Laga pembuka cabang olahraga sepak bola itu berlangsung dalam atmosfer yang meriah. Ribuan suporter tuan rumah memadati Stadion Bangsaha dan memberikan dukungan penuh kepada skuad Morotai sejak peluit kick-off dibunyikan.
Kedua tim langsung menampilkan permainan terbuka dengan intensitas tinggi. Jual beli serangan tersaji sepanjang babak pertama, namun Morotai tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang yang diciptakan.
Tuan rumah sempat memperoleh kesempatan emas untuk membuka keunggulan pada menit ke-11 setelah wasit menunjuk titik putih akibat pelanggaran pemain belakang Kepulauan Sula di dalam kotak penalti. Namun, eksekusi penalti pemain Morotai berhasil digagalkan penjaga gawang Sula sehingga skor tetap bertahan 0-0.
Meski gagal memanfaatkan penalti, Morotai tidak kehilangan momentum. Tim besutan tuan rumah terus menekan pertahanan lawan hingga akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-29. Berawal dari skema serangan yang dibangun rapi dari lini tengah, pemain bernomor punggung 9 berhasil menuntaskan peluang menjadi gol dan membawa Morotai unggul 1-0. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Morotai semakin mendominasi jalannya pertandingan. Tekanan bertubi-tubi membuat lini pertahanan Kepulauan Sula kesulitan mengembangkan permainan.
Pada menit ke-60, Morotai kembali mendapat hadiah penalti setelah salah satu pemainnya dijatuhkan di kotak terlarang. Dani yang mengenakan nomor punggung 3 dipercaya sebagai eksekutor dan sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangannya tak mampu dibendung kiper Sula sehingga keunggulan Morotai bertambah menjadi 2-0.
Kemenangan tuan rumah dipastikan pada menit ke-87 melalui gol spektakuler Afdi. Tendangan keras dari luar kotak penalti meluncur deras ke pojok gawang tanpa mampu dijangkau penjaga gawang Kepulauan Sula. Gol tersebut sekaligus mengunci kemenangan Morotai dengan skor 3-0.
Usai pertandingan, Pelatih Kepulauan Sula, Safri Muhammad, mengakui anak asuhnya belum tampil maksimal. Menurutnya, perjalanan panjang menuju Pulau Morotai membuat kondisi fisik pemain terkuras dan berdampak pada performa di lapangan.
"Kekurangan kami, kami menempuh jarak perjalanan yang cukup jauh, sehingga anak-anak mengalami kelelahan. Itu sangat memengaruhi permainan di lapangan," ujar Safri kepada wartawan.
Meski mengawali turnamen dengan kekalahan, Safri menegaskan timnya tidak akan menyerah. Ia memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan, terutama untuk memulihkan kondisi fisik pemain sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
"Pertandingan berikutnya kami akan turun maksimal. Fokus utama adalah pemulihan stamina pemain, dan kami optimistis bisa meraih kemenangan," tegasnya.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Morotai untuk menatap pertandingan selanjutnya di POPDA XII Maluku Utara. Sementara itu, Kepulauan Sula harus segera berbenah demi menjaga peluang bersaing pada laga-laga berikutnya di turnamen olahraga pelajar terbesar di Maluku Utara tersebut.








Komentar